• Ahmad Wahid

Saingi kesuksesan 'The Last Dance', HBO produksi serial dokumenter Tiger Woods


Photo Credit: Kevin C. Cox/Getty Images


HBO Sports pada Kamis (9/7) mengumumkan bahwa mereka sedang memproduksi serial dokumentar tentang Tiger Woods yang akan tayang perdana pada Desember tahun ini. Kisah hidup megabintang golf itu diangkat untuk menyaingi kesuksesan ‘The Last Dance’ produksi ESPN yang bercerita tentang perjalanan Michael Jordan bersama Chicago Bulls.


Serial dua episode berjudul 'Tiger' ini akan menampilkan kisah "melejitnya, keterpurukan, dan kebangkitan epik" dari sang ikon global itu. Episode pertama akan ditayangkan di HBO dan HBO Max pada 13 Desember dan episode kedua akan ditayangkan pada 20 Desember.


Serial tentang perjalanan hidup baik di dalam dan di luar arena sang juara 15 turnamen utama golf itu diproduksi oleh HBO Sports dan Jigsaw Productions bekerja sama dengan Our Time Projects. ‘Tiger’ akan disutradarai oleh pemenang Emmy Award Matthew Heineman dan Matthew Hamachek, sedangkan peraih Academy Award atau Piala Oscar Alex Gibney akan bertindak sebagai salah satu produser eksekutif.


Woods dikenal luas sebagai salah satu pegolf terhebat di dunia dan salah satu atlet ternama sepanjang sejarah. Dia juga seorang anak ajaib yang dikenalkan dengan golf sebelum berusia dua tahun oleh ayahnya, Earl Woods.


"Ini sebuah kisah epik. Bagi penggemar olahraga dan bagi siapa pun yang tertarik dengan kisah perjuangan mengejar kebesaran dan harga ambisi yang dibayarkan oleh para atlet, terutama ketika orang tua dan masyarakat luas mendorong mereka untuk menang dengan segala cara,” kata produser eksekutif Alex Gibney.


"Sejak dikenal dunia pada usia dua tahun, Tiger Woods menghuni kesadaran kolektif kita sebagai anak ajaib, pionir, juara, ikon global, dan kemudian berita utama tabloid," kata Heineman dan Hamachek.


Photo Credit: Slash Film


“Setelah berbulan-bulan penelitian dan percakapan yang tak terhitung jamnya, kami menyadari bahwa dia selalu menjadi proyeksi harapan yang terlalu besar. Ayahnya, sponsornya, dan para penggemarnya semuanya membuat Tiger Woods menjadi orang yang seperti mereka inginkan. Tujuan kami adalah untuk menyelami lebih dalam dan menciptakan potret seorang pria yang teguh dan intim, sama seperti kita semua, tidak sempurna dan pada dasarnya manusia," imbuhnya.


‘Tiger’ akan menjadikan biografi terlaris ‘Tiger Woods’ karya Jeff Benedict dan Armen Keteyian terbitan New York Times sebagai sumber. Pada akhir Mei, Keteyian mengatakan di podcast Burst Your Bubble bahwa film dokumenter itu akan berdurasi dua jam per episode.


Sumber: Awful Announcing, Yahoo Sports.

8 views0 comments

Jakarta, Indonesia

  • Facebook
  • Instagram
  • YouTube

©2020 | LUARENA by Sandwich Tuna Production