• Ahmad Wahid

Shaq O'Neal Dirikan Agensi yang Perjuangkan Keberagaman

Agensi bernama Majority itu tersebut akan mengupayakan kumpulan bakat yang 75 persen "hitam, coklat, wanita, dan LGBTQ," kata Omid Farhang, salah satu pendiri dan CEO.


Sejak pensiun dari bola basket, legenda NBA Shaquille O’Neal banyak beraktivitas di depan kamera, di antaranya membantu sejumlah merek termasuk Papa John’s dan Frosted Flakes untuk menggaet pelanggan.


Saat ini, dia membuka sebuah usaha baru yang akan bekerja dengan pemasar di balik layar. O'Neal menjadi pendiri bersama sekaligus investor di Majority, sebuah agensi iklan yang berfokus pada melayani bakat dari berbagai latar belakang.


Agensi tersebut lahir saat dunia bergulat dengan sejarah ketidakadilan di tengah tuntutan baru di Amerika Serikat soal keadilan sosial. Majority bertekad untuk membalik rasio keragaman agensi di kepalanya, dengan tujuan 75 persen karyawannya adalah "hitam, coklat, wanita, dan LGBTQ," kata Omid Farhang, salah satu pendiri dan CEO.



sumber: The Wall Street Journal


"Sebagian besar biro iklan masih berjuang untuk memenuhi target keragaman 25 persen," kata O'Neal dalam wawancara dengan The Wall Street Journal via telepon.


"Kami ingin mengubah rasio keragaman itu untuk mengubah minoritas menjadi mayoritas," imbuhnya.


Meskipun O'Neal tidak akan terlibat banyak dalam operasi agensi sehari-hari, tetapi akan mendukung usaha itu dengan bergabung dalam rapat ketika memiliki ide untuk proyek, memanfaatkan pengetahuan pemasaran dan kemampuannya membangun jejaring, serta menghubungi merek dan kontak selebriti sesuai kebutuhan.


"Ini tentang kesetaraan sosial sebagai keputusan bisnis yang cerdas. Keberagaman adalah keunggulan kompetitif. Keberagaman mengarah pada berbagai jenis ide yang menciptakan berbagai jenis diskusi budaya," kata Omid Farhang, salah satu pendiri sekaligus CEO kepala Majority.


Asosiasi Agen Periklanan Amerika (American Association of Advertising Agencies/4A) mengeluarkan laporan pada September yang menunjukkan bahwa karyawan berkulit Hitam dan Afrika-Amerika hanya mencapai 5,8 persen dari bisnis agen, dan dari porsi itu 68 persen memegang peran administratif atau tingkat awal. Studi tersebut, yang mengamati 165 agensi yang mewakili lebih dari 40.000 karyawan, juga menemukan bahwa 8,7 persen sampel diidentifikasi sebagai Hispanik atau Latino.


O'Neal telah melakukan kerja sama dengan berbagai brand selama beberapa dekade, melalui endorsement dan kesepakatan investasi. Dia memiliki sejumlah waralaba kue pretzel milik Papa John's Pizza dan Auntie Anne.


Dia juga ingin membeli Reebok melalui Authentic Brands Group, di mana dia menjadi mitra, dari Adidas AG untuk menghidupkan kembali merek tersebut, katanya. Pada Desember, Adidas mengatakan sedang menjajaki penjualan brand kebugaran AS itu.


Dan musim gugur yang lalu dia membantu membentuk perusahaan akuisisi bertujuan khusus, atau SPAC, untuk melakukan akuisisi di industri media dan teknologi.


Majority berkantor pusat di Atlanta, tempat O'Neal menghabiskan sebagian besar waktunya, dan agensi itu berharap mendapat bakat karena kelas menengah kulit hitam yang berkembang pesat di kota itu, kata Farhang.


O'Neal bukanlah selebritas pertama yang berinvestasi dalam sebuah agensi iklan atau produksi. Mantan bintang bola basket itu bergabung dengan aktor Ashton Kutcher, yang mendirikan bersama perusahaan produksi Katalyst; eksekutif rekaman Russell Simmons, yang membantu memulai biro pemasaran Narrative; dan rapper Pitbull, yang bekerja sama dengan Horizon Media Inc. untuk memulai agensi pemasaran multikultural bernama 305 Worldwide.

7 views0 comments