• Ahmad Wahid

Sony investasi Rp 3,6 triliun ke pembuat gim 'Fortnite'

Updated: Jan 30

Sony mengucurkan dana investasi sebesar 250 juta dolar AS atau setara Rp3,6 triliun ke perusahaan pembuat game Battle Royale Fortnite, yakni Epic Games. Menurut Venture Beat, dengan investasi tersebut membuat Sony mendapatkan saham sebesar 1,4 persen di Epic Games.


Kedua perusahaan itu mengatakan kesepakatan itu memperkuat hubungan antara kedua perusahaan yang sudah dekat dan memperluas kolaborasi pada dalam bidang teknologi, hiburan, dan layanan daring (online) yang terhubung secara sosial. Hubungan dekat Epic Games dan Sony ini ditegaskan pada Mei lalu ketika Epic pertama kali memamerkan software pengembangan game (game engine) 'Unreal Engine 5' di konsol PlayStation 5 (PS5).


Photo Credit: electrodealpro


Chairman, Presiden sekaligus CEO Sony Corporation, Kenichiro Yoshida, mengatakan bahwa investasi ini memungkinkan kedua pihak berkolaborasi di ranah digital, dengan misi memberikan layanan hiburan terbaik bagi konsumen.

"Lewat investasi ini, kami akan menelusuri beragam peluang kerja sama antara Sony dan Epic di masa depan demi memberikan beragam nilai lebih kepada konsumen," ujar Kenichiro Yoshida.


“Teknologi canggih seperti Unreal Engine yang dimiliki oleh Epic menempatkan mereka di lini depan industri gaming. Hingga saat ini, Fortnite merupakan contoh yang paling tepat untuk sebuah gerakan revolusioner di media hiburan,” imbuhnya.


Pendiri sekaligus CEO Epic Games Tim Sweeney mengatakan bahwa kolaborasi ini akan memperluas ekosistem digital di beragam aspek, mulai dari game, film, hingga musik, yang bisa dinikmati oleh seluruh konsumen dan pembuat konten.

Sweeney menyatakan bahwa kedua perusahaan tersebut memiliki visi yang sama untuk mengembangkan sebuah fitur sosial waktu nyata (real-time) di game dengan grafis tiga dimensi yang menyatukan sebuah game, film, dan musik.


"Sony dan Epic sama-sama membangun bisnis di persimpangan kreativitas dan teknologi, dan kami berbagi visi pengalaman sosial 3D real-time yang mengarah pada konvergensi game, film, dan musik. Bersama-sama kami berusaha untuk membangun ekosistem digital yang lebih terbuka dan dapat diakses untuk semua konsumen dan pembuat konten," kata Sweeney.


Sumber: Venture Beat & EPIC Games

9 views0 comments